Bacotan hari ini..!!

jika akhir dari kisah seperti ini
tak saling sapa, seakan tak pernah tau kita dulu siapa?
aku lebih memilih untuk tidak pernah mengenalimu saja waktu itu.
yang dulu selalu bertukar kabar
untuk menjadi penyaman hati kita masing-masing.

                                                2 Agustus 2020
.....................................................................................


bukan rumah jika tidak pernah bisa membuatmu merasa nyaman dan aman.
bukan pelengkapmu jika tidak bisa menyelami setiap tanda tanya dalam gelisah mu.
bukan pula malaikatmu jika tidak pernah selalu ada dalam setiap keluh kesah dan tangis mu.
   
                                                    27 juli 2010
....................................................................................

Subuhku berkata, kau tak seperti dulu yang selalu terbangun tuk mendoakannya?
hingga matahari tepat diatas kepala, kau sedang apa saja?
begitu juga senja, apa saja yang kau pikirkan?
malam pun datang dengan segala lelahnya mulai menyapamu, Tapi kau terlalu lelah untuk peduli,
 hingga sepertiga malam yang kini mulai merindukanmu,
kapan mau sambat lagi?

                                                       27 Juli 2020
....................................................................................


kau adalah suatu hal yang hanya bisa menciptakan kisah, luka, dan rindu
kau itu kabut pagi yang datang dengan rupa yang tak pernah kuduga sebelumnya.
kau itu deburan ombak yang tenang pun bisa saja menghanyutkan.
Dan kau itu bagaikan hujan pukul lima sore, yang selalu menemani kisah untuk kita saling merindu sejenak.
sekarang aku mengerti, semua perumpamaan itu sifatnya sementara dan tak pasti kapan datangnya..

                                                           9 Mei 2020
....................................................................................

sunyi berbicara dikala rembulan mulai mengangkasa..
hati memilih menjadi ruang riang tersendiri ketika lelah akan lukanya..
senyum terbentuk mengalir menjadikan bintang-bintang semakin terang..
jiwaku menari terhempas angin merindu untuk kau peluk sejenak..
sejenak aku terlupa..

                                                           1 Mei 2020
....................................................................................

Cukupkanlah tangis kecil dalam setiap langkahmu itu,
Kau akan melewati hari yang sebenarnya indah namun tersamarkan oleh lukamu.
Aku mohon tersenyumlah.
Hidupmu bukan sekedar hanya tentang menangisi setiap kepergian.
Kau berhak untuk bahagia,
Bahkan menertawakan dunia yang kata mereka itu kejam!

....................................................................................

Takan berselang lama
Aku hanya ingin mengistirahatkan
Pikiran dan hatiku,
Berjalan dan berlari tanpa harus menoleh belakang,
Aku sedang menuliskan kisah baru dalam sebuah perjalananku

....................................................................................

Aku hanya rindu
Apa yang dulu pernah kita jalani bersama,
Aku merasa tersesat,
Dan tak dapat berbuat banyak.
Aku merasa kehilangan kebahagiaan ku lagi, Meski aku tahu,
Ini mungkin tak akan bertahan lama.
Paling tidak,
Ini adalah titik dimana aku harus bertahan dalam situasi kita sudah tak lagi sehati.

....................................................................................

Kita pernah saling mengayunkan jari-jemari di atas layar ponsel.
Berbalas pesan hingga larut malam,
Di iringi canda tawa yang ku tau setiap detiknya adalah ingatan berharga.
Kita pernah saling mencari dalam heningnya percakapan.
Saling mengangkat tema rindu, lalu menilik temu untuk hadir sebagai sebuah kemungkinan.
Kita juga pernah saling membahagiakan lewat banyak pilihan.
Merasakan betapa indahnya di cintai, dengan tulusnya, dengan segalanya.
Dan untuk pernah-pernah kita yang lain,
Aku ingin kau tau bahwa dulu denganmu aku benar-benar merasa bahagia.
Meski akhirnya semesta ingin alur yang berbeda dari kisah kita.
Yang mana aku ditakdirkan untuk menemukanmu, hingga kini aku telah kehilangan kita yang dulu.

....................................................................................

Sebagai pria aku di didik, yang memang milikku akan menjadi miliku...
Seberapapun aku membuangnya jauh, dan yang bukan milikku, sekalipun aku memenjarakannya dengan aman, akan tetap lepas dariku....
Aku menyayangimu, dan kamu tetap ingin pergi,
Aku akan terus merindumu, mendoakanmu, memikirkanmu, mencintaimu, meneteskan air mata karenamu, bernyanyi, menulis, melukis tentangmu, berbicara tentangmu bersama bintang-bintang, membayangkanmu, dan bahkan meringkuk dengan depresi di sudut kamarku pada hari-hari putus asa, tapi tak akan kubiarkan diriku melakukan sesuatu untuk memaksamu agar bersamaku....
Jika kamu memang untukku, alam semesta akan mengatur kebersamaan kita, jika kamu bukan untukku, oh, sayang tak apa,
Toh selama ini, siapapun yang aku sayangi, aku menyayanginya sendirian....

....................................................................................

Apa yang aku rasakan saat ini
Aku harus percaya jika ini adalah proses,
Yap, proses menjadi lebih baik lagi.
Tidak mudah memang untuk memahami
Perasaan pada diri sendiri,
 Apalagi saat ada pada titik ini.
Asumsi yang selalu menimbulkan kecemasan,
Entah suasana yang terasa sangat begitu berbeda.
Aku yang tengah berusaha untuk bahagia,
Selalu ada saja momen yang terkadang membuat hati kecil ini bersedih.
Aku mohon, wahai otak dan hati..
Lekas berdamai.
Yakinilah "Terbentur, terbentur, dan terbentuk"

....................................................................................

Entah lupa, entah itu sengaja
Aku sedikit tidak berharap
Balasan dari ucapan hari jadimu.
Hujan yang terlalu dini untuk turun
Sebenarnya yang membuat suasana menjadi sedikit cemas,
Bukan berarti aku menanti ucapan dan doa itu yang keluar dari mulut manismu,
Semakin hari, aku terbiasa tanpamu.
Dari luka-luka itu aku belajar tentang kita boleh berencana, tapi Tuhan lah yang menentukan. :)
Good bless me, blessed 🙏
Selamat menua, panjang umur kebaikan

....................................................................................

Semoga mawar tak lagi melukai tangan baru yang menggenggamnya,
Semoga mawar tetap merah dan wangi di kehidupan pemilik barunya.
Dan semoga mawar akan tetap tumbuh subur dalam cerita barunya :)

....................................................................................



Komentar